Gangguan tingkah laku yang terjadi pada seorang anak dapat diprediksi dari tempramen yang dimiliki oleh anak tersebut. Aspek-aspek kepribadian seperti tingkat aktivitas anak, respon emosional, kualitas mood dan adaptasi sosial merupakan bagian dari tempramen anak. Apabila orang tua menanggapi temperamen ini dengan tidak sabar, tidak konsisten dan banyak memberikan larangan pada anaknya, maka kelak anak ini akan mengalami gangguan tingkah laku.
Aspek kognitif anak juga mempengaruhi terjadinya gangguan tingkah laku. Anak yang kurang mampu memecahkan masalah sosial, melihat suatu masalah sebagai suatu permusuhan, cenderung mengalami gangguan tingkah laku di kemudian hari. (Soetjiningsih. 2007:243).


