Istilah
remaja berasal dari latin adolescere (kata
bendanya, adolescentia yang berarti
remaja) mempunyai arti “tumbuh” atau
“tumbuh menjadi dewasa”. Dalam bahasa Inggris, murahaqoh adalah adolesence
yang berarti at-tadarruj (berangsur-angsur).
Jadi, artinya adalah berangsur-angsur menuju kematangan secara fisik, akal,
kejiwaan dan sosial serta emosional. (Muhammad Al-Mighwar. 2006:55).
Fase
remaja merupakan segmen perkembangan individu yang sangat penting, yang diawali
dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereproduksi. Sementara
Salzman dalam Syamsu Yusuf mengemukakan bahwa remaja merupakan masa
perkembangan sikap tergantung (dependence)
terhadap orang tua kearah kemandirian (independence),
minat-minat seksual, perenungan diri, dan perhatian terhadap nilai-nilai
estetika dan isu-isu moral. (Syamsu
Yusuf. 2009:184).



