Sabtu, 22 Desember 2012

Definisi Remaja dan Kenakalan Remaja

Istilah remaja berasal dari latin adolescere (kata bendanya, adolescentia yang berarti remaja)  mempunyai arti “tumbuh” atau “tumbuh menjadi dewasa”. Dalam bahasa Inggris, murahaqoh adalah adolesence yang berarti at-tadarruj (berangsur-angsur). Jadi, artinya adalah berangsur-angsur menuju kematangan secara fisik, akal, kejiwaan dan sosial serta emosional. (Muhammad Al-Mighwar. 2006:55).

Fase remaja merupakan segmen perkembangan individu yang sangat penting, yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereproduksi. Sementara Salzman dalam Syamsu Yusuf mengemukakan bahwa remaja merupakan masa perkembangan sikap tergantung (dependence) terhadap orang tua kearah kemandirian (independence), minat-minat seksual, perenungan diri, dan perhatian terhadap nilai-nilai estetika dan isu-isu moral.  (Syamsu Yusuf. 2009:184).

Rabu, 12 Desember 2012

Membina Kepribadian yang Islami


Setiap manusia terlahir dengan berbagai keunikannya. Keunikan dalam tingkah laku, sikap dan kepribadiannya. Kepribadian ini tumbuh seiring dengan perkembangan tubuh dan jiwa seseorang sesuai dengan lingkungan dimana tempat ia berada. Kepribadian erat kaitannya dengan bagaimana ia dididik oleh orang tua, lingkungan bergaul dan terutama lingkungan keluarga, karena lingkungan pada dasarnya akan sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. Pribadi atau kepribadian menurut Asmaran yakni suatu bentuk prinsip-prinsip yang terkandung dalam diri seseorang, yang menyangkut dengan sikap dan tingkah laku. (Asmaran, 1992:1). Pribadi atau kepribadian adalah suatu totalitas psikofisis yang kompleks dari individu sehingga nampak dalam tingkah lakunya yang unik. (Sujanto dkk, 2004: 12) Kepribadian adalah bentuk kejiwaan yang ada pada seseorang yang dapat dilihat dari pembicaraan dan tingkah lakunya.

Kamis, 06 Desember 2012

Workshop Peningkatan Kompetensi Guru (PKG)



Beberapa hari yang lalu tepatnya mulai dari tanggal 29 Nopember sampai 4 Desember 2012, civitas akademika IAIN STS Jambi khususnya yang dipercaya untuk menjadi panitia pelaksana Peningkatan Kompetensi Guru begitu sibuknya mempersiapkan segala hal yang terkait dengan pelaksanaan PKG tahun 2012 ini. Pelaksanaan PKG yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam ini dikhususkan bagi guru-guru yang mengajar Pendidikan Agama Islam di berbagai sekolah umum di seluruh Indonesia. Meskipun tentunya tidak semua guru PAI dapat terjaring dan mengikuti kegiatan PKG ini, namun setidaknya secara bertahap pemerintah melalui instansi terkait berupaya untuk memberikan pelatihan dan pembekalan dalam bentuk kegiatan PKG ini.

Kamis, 18 Oktober 2012

Filsafat "Ibnu Thufail"


Sumber Gambar
PENDAHULUAN

Dunia Islam telah melahirkan banyak para ahli filsafat yang hebat dengan karya-karyanya yang sangat luar biasa, tetapi mereka dianggap sebagai satu kelompok yang hilang dalam sejarah pemikiran manusia, maka tidak heran lagi apabila sejarah lebih mengenal tokoh-tokoh Yunani dan Barat dibandingkan dengan tokoh-tokoh filsafat Islam.

Beberapa tokoh filsafat Islam seperti Al-Kindi, Al-Farabi, dan Ibnu Sina memang mendapat pengiktirafan Barat, tetapi mereka tidak mendapat tempat sewajarnya dibandingkan dengan ahli filsafat Yunani seperti Plato dan Aristoteles. Ini mungkin disebabkan kajian mengenai mereka masih belum memadai dan jauh dari pada memuaskan.

Selasa, 11 September 2012

Media Pembelajaran Fiqh

Sumber dari Sini
Kata “Media” berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang secara harfiah berarti “perantara atau pengantar”. Dengan demikian, media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan. (Djamarah, 1997: 136).

AS Sadiman (1996: 6) mengatakan bahwa Kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima  sehingga dapat merangsang pkiran, persaan, perhatian dan minat siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. Sementara itu Briggs berpendapat bahwa  media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta meransang siswa untuk belajar.