Sabtu, 14 September 2013

Pengajian Antara Maghrib dan Isya (PAMI)

mari_mengaji1Pengajian Antara Maghrib dan Isya (PAMI) merupakan sistem pembelajaran dan pengajian Al-Qur’an yang waktunya dilaksanakan ba’da sholat Maghrib sampai menjelang sholat Isya. Sistem pengajian seperti ini banyak menyebar di kalangan masyarakat khususnya yang beragama Islam, pengajian ini dilakukan di masjid-masjid atau mushola dan dibina secara langsung oleh seorang atau beberapa orang ustad.

Kamis, 21 Februari 2013

Definisi Prestasi Belajar

imagesMenurut Syaiful Bahri Djamarah, prestasi belajar adalah “...hasil yang diperoleh berupa kesan-kesan yang mengakibatkan perubahan pada diri individu sebagai hasil dari aktivitas dalam belajar.”[1] Muhibbin Syah mendefenisikan prestasi belajar sebagai “...perubahan yang terjadi sebagai hasil belajar siswa, baik yang berdimensi cipta dan rasa maupun yang berdimensi karsa.”[2] M. Dimyati dan Mudjiono mendefenisikan prestasi belajar sebagai “…hasil dari suatu interaksi dari belajar dan mengajar.”[3]

Kesimpulannya bahwa prestasi belajar adalah hasil belajar yang diperoleh dan tampak nyata pada setiap siswa berupa penambahan pengetahuan, timbulnya pengalaman baru dan perubahan tingkah laku. Proses pembelajaran selalu memperoleh hasil belajar yang dicapai. Dari sini dapat diambil gambaran tentang keberhasilan belajar dalam bentuk penentuan raport.

Definisi Guru Pendidikan Agama Islam

BW0015Dalam Undang-undang no. 20 tahun 2003 tentang sisdiknas, dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan guru atau pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.[1]

Guru adalah salah satu unsur manusia dalam proses pendidikan. Unsur manusiawi lainnya adalah anak didik. Guru dan anak didik berada dalam suatu relasi kejiwaan. Keduanya berada dalam proses interaksi edukatif dengan tugas dan peranan yang berbeda. Guru yang mengajar dan mendidik dan anak didik yang belajar dengan menerima bahan pelajaran dari guru di kelas. Guru dan anak didik berada dalam koridor kebaikan. Oleh karena itu, walaupun mereka berlainan secara fisik dan mental, tetapi mereka tetap seiring dan setujuan untuk mencapai kebaikan akhlak, kebaikan moral, kebaikan hukum, kebaikan sosial, dan sebagainya.[2]

Rabu, 02 Januari 2013

Definisi Pondok Pesantren

pesantren“Pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional Islam untuk mempelajari, memahami, mendalami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dengan menekankan pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman prilaku sehari-hari”. (Rofiq A. dkk, 2005:1).

“Pesantren merupakan institusi pendidikan keislaman yang menanamkan nilai-nilai tentang pentingnya tradisi keilmuan klasik dengan berbagai pengenalan terhadap khazanah keilmuan dari aspek bahasa, sejarah, kalam, tafsir, tasawuf, fiqih, dan bahkan logika” (Misrawi, 2010:halaman kata pengantar).

Rabu, 26 Desember 2012

Usaha-usaha Menanggulangi Kenakalan Remaja

KENAKALAN-REMAJAaMelihat begitu maraknya kasus kenakalan remaja yang ada di sekitar kita, maka perlu kiranya kita pikirkan bersama bagaimana upaya-upaya yang bisa kita lakukan untuk menekan tingkat kenakalan remaja tersebut. Ada banyak hal yang dapat kita lakukan apabila kita mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap problematika remaja. Dalam sebuah buku dijelaskan bahwa usaha untuk menanggulangi kenakalan remaja dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu:

USAHA PREVENTIF

Yang dimaksud dengan usaha preventif ialah usaha yang dilakukan secara sistematis berencana dan terarah kepada tujuan untuk menjaga agar kenakalan itu tidak timbul. Usaha preventif lebih besar manfaatnya daripada usaha kuratif, karena jika kenakalan itu sudah meluas amat sulit menanggulanginya. Menghamburkan biaya, tenaga dan waktu sedangkan hasilnya tidak seberapa. Berbagai usaha preventif dapat dilakukan, tetapi secara garis besarnya dapat dikelompokkan atas tiga bagian yaitu: